Minggu, 25 Agustus 2013

Sensus Kurikulum 2013 Diundur



ANTARA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jumat, 23 Agustus 2013 – 08:17 WIB – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memundurkan jadwal pelaksanaan sensus Kurikulum 2013. Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Agnes Tuti Rumiati mengatakan, sensus yang bertujuan untuk memberikan bahan masukan pelatihan pendampingan tersebut rencananya baru dimulai bulan depan.

“Kita akan survei Kurikulum 2013 mulai 2 September 2013,” kata Tuti, Kamis (22/8). Hasil dari sensus tersebut direncanakan menjadi acuan untuk evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013, juga peningkatan efektivitas pelaksanaan kurikulum tersebut.

Menurut Tuti, sensus Kurikulum 2013 semula dijadwalkan pada 19 Agustus 2013. Jadwal itu diundur dengan pertimbangan kegiatan belajar mengajar (KBM) di setiap satuan pendidikan secara efektif baru dimulai pada 19 Agustus 2013. Jika sensus dilakukan saat itu, masukan yang didapatkan tak komprehensif.

Kemendikbud, kata Tuti, sedang mempersiapkan instrumen dan aplikasi untuk data entry sensus Kurikulum 2013. Instrumen tersebut berupa daftar pertanyaan untuk kepala sekolah (kepsek), guru, siswa, orang tua siswa, komite, dan pengawas di masing-masing satuan pendidikan.

Kurikulum 2013 telah diterapkan mulai Tahun Pelajaran Baru 2013/2014 pada 15 Juli. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengatakan, kurikulum baru berjalan efektif pekan depan karena ada sejumlah daerah yang selama bulan puasa sekolahnya libur total.

"Ada sekolah yang tidak memberikan materi pelajaran reguler, tetapi materi pembentukan karakter. Misalnya, di Provinsi Gorontalo," katanya pada keterangan pers yang diterima Republika, Kamis (22/8). Menurut Nuh, aspek pertama yang akan dilihat selama sensus terkait materi atau bahan ajar. Mereka akan dimintai tanggapan dan kesan terhadap buku pendukung pelaksanaan Kurikulum 2013.

Hal ini diperlukan, sebab buku ini akan digunakan sebagai acuan buku pada semester dua yang saat ini sedang disusun. Aspek lainnya, lanjut Nuh, adalah guru. Akan dilihat rapor guru, mulai saat pelatihan nasional guru inti, hingga guru sasaran. Nuh menuturkan, proses pendampingan memang tidak dilakukan dari awal. Alasannya adalah untuk memberikan kesempatan kepada guru melakukan kegiatan proses belajar mengajar.

Selain dinilai terhadap penguasaan materi dan metodologi mengajar, lanjut Nuh, para guru juga akan dinilai kemampuannya dalam melakukan evaluasi. Jika sebelumnya penilaian menggunakan sistem numerik, sekarang dengan sistem deskriptif.

Kegiatan pendampingan melibatkan unsur dari instruktur nasional, guru inti, lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK), serta mahasiswa S-2 dan S-3 yang memahami konsep kurikulum. Hasil evaluasi akan digunakan untuk perencanaan implementasi Tahun Pelajaran 2014/2015.

Pengadaan buku

Selama pelaksanaan Kurikulum 2013, sejumlah sekolah yang diinstruksikan menerapkan kebijakan tersebut mengeluhkan seretnya pengadaan buku. Keluhan senada juga disuarakan beberapa dinas pendidikan di daerah-daerah.
Terkait hal itu, Kemendikbud menyiapkan tiga skenario pengadaan buku Kurikulum 2013. Skenario tersebut akan dijalankan setelah kegiatan monitoring dan evaluasi juga terkait persiapan implementasi kurikulum pada tahun depan.

Nuh menyebutkan, skenario pertama, semua pengadaan ditanggung pemerintah pusat. Kedua, ditanggung bersama pemerintah pusat dengan pemerintah daerah menggunakan dana alokasi khusus (DAK) untuk buku, sedangkan skenario ketiga memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Buku akan digandakan secara masif. Skenario mana yang akan dipilih menunggu pembahasan dengan DPR," kata Nuh, kemarin. Terlepas dari tiga skenario pengadaan buku itu, Nuh menuturkan, untuk isi buku akan dikendalikan oleh pemerintah pusat.

Nuh menambahkan, pada tahun depan implementasi kurikulum 2013 akan dilakukan secara menyeluruh di semua sekolah khusus kelas 1,2, 4, dan 5 jenjang sekolah dasar (SD). Kemudian, kelas 7 dan 8 jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan kelas 10 dan 11 jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK). n fenny melisa ed: fitriyan zamzami

Berita-berita lain bisa dibaca di harian Republika. Terima kasih.

Redaktur : Zaky Al Hamzah

Sabtu, 24 Agustus 2013

Sabtu, 10 Agustus 2013

Jumat, 09 Agustus 2013

Terapi Seni, Solusi Ekstra Bagi Skizofrenia


Trapi Seni (Foto: www.jawaban.com
Terapi Seni

www.jawaban.com – Solusi Sehat - Rabu, 07 Agustus 2013 – Sampai dengan detik ini belum ada angka yang pasti dari lembaga kompeten mengenai berapakah jumlah penderita Skizofrenia di Indonesia. Meski begitu dapat diyakini bilangan kelompok ini belum lah sebanyak kelompok orang-orang yang menderita penyakit dalam seperti kanker maupun hepatitis.
Walau terhitung langka, skizofrenia juga bukan berarti tidak ada di sekitar kita. Oleh sebabnya, memberikan penanganan yang tepat kepada orang yang kita ketahui mengidap gangguan pada otak ini akan membantu proses pemulihan mereka menjadi seperti orang pada umumnya.
Menurut psikiater Margarita M. Maramis dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, psikoterapi seperti terapi seni, sangat penting diberikan kepada penderita untuk menunjang terjadinya efek brain plastisitas (memperbaiki sel-sel otak).
"Obat membantu secara kimiawi terjadinya pemulihan sel-sel otak. Adapun psikoterapi, seperti terapi seni, dibutuhkan untuk memberi isi pikir yang positif," kata Margarita sebagaimana dikutip dari doktersehat.com.
Senada dengan Margarita, Ahli psikologi klinis Monty Prawiratirta Satiadarma dari Universitas Tarumanagara, Jakarta, menyatakan terapi seni merupakan salah satu saluran menjaga keseimbangan hidup penderita Skizofrenia.
"Fantasi penderita skizofrenia ataupun bipolar sangat luar biasa. Jalur seni rupa paling bisa mewadahi," ujar Monty.
Adapun seni rupa yang cocok diberikan sebagai terapi bagi mereka yang memiliki gangguan mental serta motorik adalah seni rupa tiga dimensi seperti membuat patung dengan tanah liat atau adonan kertas (paper clay).
Sebagai diagnosis, sambung Monty, kita juga dapat memakai metode karya lukis dua dimensi. Jika si penderita di dalam pikirannya selama ini terdapat gambaran setan, kita bisa mengarahkan lewat lukisan agar ia mau mengubah isi dalam benaknya tersebut dengan bentuk yang lebih positif.
"Dengan terapi seni, kita ajak penderita mengubah isi pikiran, di mana gambaran setan diubah jadi malaikat," ungkapnya.
Monty meyakini karena seni mengutamakan unsur keindahan dan memiliki arah afektif maka ini bisa menjadi jembatan antara dunia luar dengan dunia dalam (batin) manusia.  Lewat seni, manusia bisa menjadi humanis dan peka terhadap lingkungan sekitarnya.

1 komentar:

Seni lebih fokus pada "Estetika" dan memiliki arah afektif maka ini bisa menjadi jembatan antara dunia luar dengan dunia dalam (batin) manusia. Lewat seni, manusia bisa menjadi humanistik dan peka terhadap lingkungan sekitarnya.

Rabu, 31 Juli 2013

Lagu: "GAPAILAH CITA-CITAMU" Karya Slamet Priyadi


Paduan Suara SMAN 42 mengisi acara wisuda kelas XII

  
C = do                                                                                                    cipt. Drs. Slamet Priyadi
4/4 Semangat

                                                     __
  3      3      5  1 │ 1  2  3  0 │ 2  2  1  7  2 │ 5  .  .  . │
                                                            .          .
Yok, yok, hayo    pelajar        giatlah bela-jar
   ___    ___              __    __              ___    ___
  4   4   4   3  2  0 │ 2  2  1  2  3  0 │ 2   2   2   2   6  4 │ 5  4  3  2 │
Tuntutlah ilmu      gapai citamu      ‘tuk bekal masa depan...
                                                     ___
  3      3      5  1 │ 1  2  3  0 │ 2   2   1   7  2 │ 5  .  .  . │
                                                               .         . 
Yok, yok, hayo    pelajar   s’mangatlah bela - jar
       __               ___     __                  __   
  4  4  3  2  0 │  2   2   1  2  3  0 │ 2  2 1   7  2 │ 1  .  .  . │
                                                                   .
 Kewajiban     s’bagai pelajar        adalah  bela - jar

Reff:
        ___             __    __                __         __
 6     6      5    4  0 │ 5   5  5   4   3  0 │ 4   4   3   2    1  7  │ 1   2  3  0 │ 
 .     .___             __    __                __    __
1         1      7    6  0 │ 7   7  7   6   5  0 │ 6   6   5   4    3   2 │ 3   4  5  0 │
Terbang tinggi       setinggi bintang    tunjukkanlah presta – si – mu   
       __             __   __                __    __   __
 6    6    5   4  0 │ 5  5   5  4   3  0 │ 4   4   4   3   2  1  7 │ 1 2 3  0 │                                           
 .    .__             __   __            __    __       __
 1    1    7   6  0 │ 7  7   7  6   5  0 │ 6   6   6   5  4   3  2 │ 3 4 5  0 │
Kepakkanlah     sayap sayapmu     menguak mega cita  - citamu
      ___              ___     __                __    ___    ___   ___
6   6   5   4  0 │ 5   5   5  4   3  0 │ 2  2   2   1   7   7  6   7 │ 1 .  .  . ║
 .   .__            __    __            __   __    __   __
 1   1   7   6  0 │ 7   7   7  6   5  0 │ 4  4   4   3   2   2  1  7 │ 1 .  .  .  ║
luruskanlah   langkah jalanmu     Tuhan pasti‘kan bersamamu ( 2 x )

Penulis:
Slamet Priyadi Pangarakan, Bogor
Selasa, 30 Juli 2013 – 19:32 WIB

Jumat, 31 Mei 2013

"Smansa Simba Wakili Basel"


Denmas Priyadi Blog │ Jumat, 31 Mei 2013│11:39 WIB

Group Teater SMAN I Simpangrimba, "SMANSA SIMBA"
Jumat, 17 Mei 2013 – Bangka Pos – Sudah tidak diragukan lagi siswa SMA Negeri 1 Simpangrimba memiliki bakat seni yang luar biasa. Terbukti dalam 2 dua ajang tahunan FLS2N dan Gita Bahana yang diadakan Dinas Bangka Selatan berhasil mencatat kemenangan.

Kegiatan yang diadakan pada 9 – 10 April 2013 ini diikuti oleh seluruh SMA yang ada di Bangka Selatan. Melalui teater yang berjudul “Misteri Raibnya Nek Reni”, SMANSA SIMBA berhasil meraih juara pertama dan akan melanjutkan tahap berikutnya menjadi perwakilan  dari Bangka Selatan ke tingkat Provinsi Bangka Belitung.

Jojo Junaidi Nadine selaku Pembina Seni Teater mengatakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan baru untuk teater mereka yang baru seumur jagung. Mereka akan mempersiapkan pertandingan berikutnya sebaik mungkin di tingkat Provinsi Babel agar bisa lolos ke tingkat nasional.

Keberhasilan ini pastinya berkat kerja sama yang baik antara pemain, Pembina dan pihak sekolah. Pementasan teater berdurasi 15 menit ini diperankan oleh Pamularsih (Nek Reni), Reka (Encun), Slamet (Cungkring), Harahap (Dul), Rakam ( Sulai), dan Cinta (Hantu Nek Reni) yang bercerita tentang legenda rakyat berasal dari desa Gudang.

“Saya juga sangat senang dengan kemenangan ini, hanya dengan latihan satu minggu saja. menurut saya ini amazing,” ucap Harahap yang berperan sebagai Dul di sela-sela latihan mereka.

Tak jauh berbeda dengan teater, dua remaja bernama Resti dan Riki mengaku bangga sekali dengan prestasi yang mereka raih. Dengan membawakan lagu Syukur dan Tanah Air, maka keduanya berhassil membawa nama baik sekolah mereka ke tingkat provinsi.

“Saya juga tidak menyangka sekali kalau-kalau dari 4 anak yang diikutsertakan ternyata menghasilkan sesuatu yang baik dan membanggakan,” tukas Lontar Christine Silitonga S.Si selaku Pembina Paduan Suara SMA Negeri 1 Simpangrimba dengan senang dan tersenyum lebar.

Suara Resti berjenis sopran atau suara tinggi putrid sedangkan Riki dengan jenis suara tenor atau suara tinggi putra. Keduanya mengaku bangga apalagi saingan cukup berat. Dalam waktu delapan hari berlatih mereka mampu memenangkan perlombaan.

Saat ini keduanya melakukan persiapan terus berlatih agar tetap bisa membanggakan sekolah mereka. Mereka berharap dukungan dan doa teman, guru-guru agar kedepan bisa menampilkan yang terbaik sehingga mampu membawa nama besar SMA Negeri Simpangrimba.(*)