Sabtu, 24 Mei 2014

Lestarikan Budaya, DKI Bangun SMK Kesenian Betawi



Jum'at, 23 Mei 2014, 15:48 Desy Afrianti, Rohimat Nurbaya 

SMK itu akan dibangun di Perkampungan Budaya Betawi, Srengseng Sawah.

Anak-anak bermain dengan Ondel-ondel yang tak digunakan saat Lebaran Betawi (ANTARAFOTO/Fanny Octavianus)
VIVAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Kesenian Betawi. Rencananya, SMK itu akan dibangun di Perkampungan Budaya Betawi, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan, perkampungan tersebut sengaja dibuat arsitektur bergaya Betawi lama, termasuk rumah-rumahnya. Di sana juga dibangun tempat pertunjukan kebudayaan Betawi dan sarana lainnya untuk melestarikan kebudayaan Betawi.

"Ini sedang dibangun di Perkampungan Budaya Betawi. Ada untuk pertunjukan keseniaan dan SMK Kesenian Betawi," kata Jokowi di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Mei 2014.

Menurut dia, Perkampungan Budaya Betawi memiliki luas 3,2 hektare yang terdiri atas beberapa bangunan. Antara lain bangunan Pasang, Pesisiran, Pulo, Papang, dan Joglo. Tetapi, bangunan itu hanya akan digunakan sebagai galeri.

"Ini rumahnya hanya untuk galeri. Hanya akan digunakan untuk properti dan ganti pakaian saja yang akan melakukan pertunjukan. Semuanya selesai tahun ini," ujar dia.

Nantinya, di SMK itu akan diselenggarakan pertunjukan kesenian Betawi setiap hari. Baik itu dilakukan oleh profesional maupun murid-murid, seperti Gambang Kromong, Tanjidor, atau tari-tarian. "Ini rutin setiap hari harus ada kesenian, setiap bulan harus ada terus," ujarnya.

Indera Sutrisna, pengurus Perkampungan Budaya Betawi, menuturkan, sebenarnya perkampungan itu mulai dibangun pada masa Gubernur Sutiyoso dan pernah diresmilkan pada 20 Januari 2001.

Kemudian, pada 2011 dilanjutkan pembangunan zona A untuk pertunjukan namun terhenti. Kemudian, pada masa kepemimpinan Jokowi dilanjutkan kembali. "Dulu sempat terhenti karena terkendala berbagai aturan-aturan," kata Indera. (art)

© VIVA.co.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar