Kamis, 25 Oktober 2012

ANGKLUNG VAGANZA


Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dedy Herdiana
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bekerja sama dengan Masyarakat Musik Angklung Indonesia akan melakukan kampanye gerakan antikorupsi dengan menggelar pertunjukan angklung yang diberi nama Angklung Vaganza.

Acara ini akan digelar di Plaza Balai Kota Bandung pukul 09.00-18.00, Sabtu (13/10/2012).  Dalam acara yang berlangsung dari pagi hingga sore itu akan hadir seniman-seniman angklung, perajin, pengajar, dan keluarga besar Bapak Angklung Modern Indonesia, almarhum Daeng Soetigna.

Pengunjung berserta tamu undangan akan dihibur dengan pertunjukan kesenian angklung modern dan angklung tradisional. Selain itu akan digelar pula lomba cipta lagu khusus musik angklung dengan tema 'Aku Bisa Jujur karena Angklung', workshop pembuatan angklung, talkshow, pameran dan sajian kuliner khas Bandung.

"Kami juga akan memainkan 1 set angklung melodi terbesar dengan tinggi 3,5 meter sebagai simbol perlawanan kepada korupsi dalam segala bentuk," kata Moch Sani Winandar, Ketua Pelaksana kegiatan dari Masyarakat Musik Angklung Indonesia dalam keterangan yang diterima Tribun, Selasa (9/10/2012).
Menurut Sani, angklung sejak lama dikenal sebagai alat untuk memompa semangat masayarakat dalam menghadapi pertempuran. Angklung juga merupakan alat terbentuknya hubungan harmonis antar manusia serta lingkungan alam sekitarnya. Kedua alasan ini diakui Sani yang menjadikan dasar pihaknya untuk menggelar kampanye antikorupsi melalui pertujukan angklung dengan tema Inspiring of Harmony.

"Maka dengan kegiatan kami berharap bisa meningkatkan semangat masyarakat untuk terus-menerus melawan segala macam bentuk kosupsi. Serta masyarakat juga diharapkan tidak lupa dengan sejarah angklung sebagai warisan budaya leluhur dan sekarang semakin berkembang dari sisi bisnisnya," katanya. 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar